Pengalaman Ujian (UTS) Anak Kuliahan

Pengalaman Ujian (UTS) Anak Kuliahan - Tujuh minggu sudah terlewati, hal yang paling ditakuti semua mahasiswa adalah UTS dan UAS. Sepertinya, efek ketakutan tidak saja menimpa anak SD, SMP, SMA, bahkan kuliah pun masih bisa merasakannya. Bisa kamu bayangkan berapa tahun kita UTS dan UAS berapa kali :D

Sebenarnya ujian seperti UTS atau UAS itu bukanlah sesuatu yang ditakuti anak mahasiswa, tapi lebih tepatnya karena porsi nilai UTS dan UAS itu lebih besar dari nilai tugas-tugas lainnya, jadi kalau kita belum ada persiapan menjelang ujian ini, ya terpaksa SKS (sistem kebut semalam) dilakukan. Semuanya seperti tergesa-gesa dan tidak waktu untuk bermain-main. Yang lebih parah lagi bagi anak kuliahan adalah jika materi yang mau diujiankan itu bersifat textbook, bukan main kepalang mereka pasti akan kebingungan bagaimana cara menghapal semua itu. Sesuatu yang terdengar "suram" sepertinya.

Bagi anak sosial seperti saya, melihat tulisan adalah sebuah kewajiban yang harus disukai. Jika saya tidak menyukai tulisan, maka tidak menutup kemungkinan saya akan tertekan dan akan gagal pada ujian nanti. Apalagi jika saya adalah orang yang pada awalnya anak exact yang tiba-tiba kuliah ke sosial, pasti ada kesulitan tertentu ketika belajar buat ujian nanti, terlebih saya lebih menyukai angka dan sesuatu yang simple. Nah, mungkin saya ada tips (pribadi) yangg pernah saya lakukan sebelum-sebelumnya menjelang UTS.

Bagaimana triknya?
Cermati selama 7 minggu perkuliahan
Selama 7 minggu apa yang dilakukan mahasiswa selain belajar dan mengerjakan tugas? Tentu setidaknya ada yang dicatat dan ada yang diingat. Jika kamu tidak mencermati ketika perkuliahan, maka akan sulit bagi kamu untuk mengingat atau memahami materi ujian

Catatan
Bagi kamu yang tidak suka mencatat hal ini terpaksa dilakukan. Catatan adalah bekal kamu buat memahami materi. Jika ada materi di slide power poin lebih baik disalin ulang ke dalam catatan. Catatan di sini boleh masih acak-acakan, asalkan nyatet dulu setidaknya

Buat catatan sebagus atau semau kamu
Biasanya catatan atau layout catatan yang monoton pasti membuat kamu malas untuk membaca ulang. Bagi kamu suka sesuatu yang rapi, kenapa tidak kasih sesuatu yang menarik di catatan kamu, sediakan pulpen berwarna apabila ada sesuatu yang sangat penting untuk diingat.

Baca ulang 2 minggu sebelum UTS
Materi UTS anak kuliah biasanya bukan main-main. Satu mata kuliah bisa sampai beberapa bab, bahkan pernah ada yang sampai 5 bab. Dan satu bab saja terkadang suka sampai 20 slide. Bisa hitung 20 dikali 5, berarti 100 slide. Kenapa tidak kamu cicil belajar selama 2 minggu itu, setidaknya memudahkan mengingat kembali ketika belajar H-1

H-1 yang tinggal rekap dan siapkan alat tempur
Tinggal baca-baca dikit pas H-1 dan siapkan alat tempur, baik itu kebutuhan fisik seperti makanan ringan, makanan berat dan sebagainya.
Read More

Baru Masuk Kuliah di Universitas Jenderal Soedirman

Baru Masuk Kuliah di Universitas Jenderal Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman atau lebih sering dikenal dengan nama Unsoed merupakan salah satu universitas negeri yang ada di Jawa Tengah, lebih tepatnya di Kota Purwokerto. Universitas yang berada di tataran Jawa ini merupakan salah satu universitas yang mengambil nama universitas-nya berasal dari nama Panglima Besar Jenderal Soedirman yang ada di Kabupaten Banyumas.

Unsoed didirikan pada tanggal 23 September 1963. Hingga sekarang Unsoed sudah mempunyai banyak fakultas dan jurusan, diantaranya untuk S1 ada 8 fakultas, 5 fakultas Ilmu Alam dan 3 fakultas untuk Ilmu Sosial. Ada juga program D3 dan tentu Pasca sarjana nya. Agar lebih lengkapnya kamu bisa klik di sini untuk melihat jurusan apa saja beserta akreditasi-nya. Atau jika ingin masuk ke situs unsoed silakan klik disini.

Universitas Jenderal Soedirman yang berada di Purwokerto ini dari tahun ke tahun semakin berprestasi dan maju sesuai visi misinya. Apalagi di jaman yang semakin modern ini menurut saya semakin sulit untuk bisa masuk ke universitas negeri (PTN). Selain karena seleksi masuk nya yang ketat, para peminat dan pesaing pun menjadi semakin lebih banyak. Tentu hal ini akan menjadi tantangan yang lebih besar bagi para calon mahasiswa setelah mereka menempuh Ujian Nasional.

Saya sebagai mahasiswa jurusan ilmu komunikasi 2011 kemarin sangat bersyukur bisa diterima di universitas ini. Banyak cerita dan pengalaman hingga sampai bisa lolos SNMPTN 2011 dan akhirnya bisa masuk ke Unsoed ini. Sangat nyaman kuliah di sini, kampus utama tempatnya di kaki gunung slamet membuat proses belajar semakin nyaman. Di sisi lain, buat makanan, harga kos-kosan kalau menurut saya lebih murah dibanding di kota-kota besar.
Read More

Lolos SNMPTN Ilmu Komunikasi UNSOED

"Selamat, Anda diterima di (412073) Ilmu Komunikasi, Universitas Jenderal Soedirman."

Gue masih inget sama tulisan di atas pas pengumuman SNMPTN Tulis tahun 2011 lalu. Siapa yang nyangka coba kalau gue bakal masuk jurusan itu, gue aja gak pernah nyangka apalagi ortu gue. Seluruh anggota keluarga gue juga tau kalo gue ini pendiem alias gak banyak gaul sama orang luar, apalagi suka malu-malu kucing sama orang lain, lho? Nah, gara-gara itu mereka pada mikir kok bisa seorang 'gue yang pendiem' mau maunya masuk jurusan komunikasi, ntar kalo kuliah diem terus gimana, kan gak etis tuh anak komunikasi kok gak komunikator.

Oke itu sekedar pemikiran gue terhadap apa yang mereka pikirkan tentang gue.

Tapi yang pasti gue gak bakal nyesel masuk jurusan ini, ya walaupun awalnya gue mikir-mikir juga. Berhubung sebelumnya gue anak exact, gue jadinya bingung ntar kalo kuliah di sosial yang ada gue malah keteter.

Banyak matakuliah yang cocok dengan apa yang gue suka. Nah, buat anggota keluarga dan tetangga gue yang gak percaya gue masuk komunikasi, sebenarnya mereka melihat dari sisi luarnya aja. Padahal yang tau bakat dan kesukaan itu hanya dari diri kita sendiri. Pasti kebanyakan dari mereka juga gak tau gimana aja kita di sekolah, bergaul sama teman-teman, bahkan aktifnya di organisasi.

Gue seneng banget bisa masuk jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman ini. Sekarang di kampus tercinta ini, gue harus berjuang kembali untuk bisa berprestasi, berkompetensi untuk mendapatkan yang terbaik, dan bisa membanggakan orang tua, teman, sivitas akademika Unsoed, bangsa dan negara tentunya.
Read More